Thursday , 2 December 2021
Kabar Ticker

Basarnas Kepri Akan Bentuk Unit SAR di Kabupaten Lingga

IMG-20171108-WA0003

KL- Tahun 2018, Badan SAR Nasional (Basarnas) yang sekarang bernama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNNP) pastikan membentuk Unit SAR di Kabupaten Lingga sesuai permintaan Pemkab Lingga, Seperti dikatakan Kepala Kantor Basarnas Kepri, Djunaidi mengatakan, untuk pembentukan Unit SAR Siaga di Lingga, memang pihaknya sudah memohon ke Basarnas pusat bahwa Lingga sudah perlu dibentuk.
“Lingga harus kita bentuk, apa lagi pemerintah daerah dengan serius mendukung dengan geografis Lingga, serta frekuensi dari pada kecelakaan disana itu sangat-sangat signifikan sekali,” kata Djunaidi ketika di hubungi rekan media melalui seluler, Menurutnya, dari wilayah laut yang luas, memang Basarnas semestinya harus dibentuk di Kabupaten Lingga. Hal demikian dikarenakan Basarnas merupakan tim evakuasi, pencari serta penolong. Jadi sudah seharusnya Lingga di bentuk.
“Pemkab Lingga mendukung pembentukan itu, dengan mengusulkan ke kami, supaya Basarnas ada di Lingga. Apa lagi kecelakaan pernah terjadi di sana dan tidak ada yang mencari di sana,” katanya.
Selanjutnya Djunaidi mengaku pihaknya sudah membuat naskah akademik untuk dibentuk di Tahun 2018, paling tidak pada Januari sudah di upayakan sudah berjalan SAR Unit Siaga di Kabupaten Lingga dengan mengirim beberapa peralatan-peralatan yang ada untuk menolong korban kecelakaan.
“Kita akan menyediakan perahu karet sebelum dibuatkan kapal dari Basarnas,” ujarnya.
Apa bila Unit SAR sudah terbentuk, dia berharap pada pemda dapat menghibahkan lahan tanah untuk dapat dibuatkan Kantor SAR. Hal itu guna menaikkan tipe Unit SAR menjadi Pos atau Kantor SAR nantinya.
“Setelah adanya Unit SAR di Lingga, saya berharap pencarian dan pertolongan itu lebih cepat dilaksanakan, lebih cepat dan tepat untuk menolong masyarakat yang ada di Kabupaten Lingga. Karena kalau dari Tanjungpinang bergerak ke Lingga, akan memakan waktu 5 hingga 6 jam untuk tiba ke tempat kecelakaan, keburu orang meninggal baru kita menolong,” imbuhnya. (mrs/Sam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


seven × = 35

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top