Bantuan Bibit Jengkol dan Petai Masih Dalam Pemulihan

KL – Bantuan bibit petai dan jengkol dari Kementrian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) untuk Kabupaten Lingga melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Kepri.
Kabar miring menjadi perbincangan hangat oleh beberapa LSM di Kabupaten Lingga karena bibit yang akan di perbantukan, dianggap tidak layak di terima sehingga masalah ini di pertanyakan khalayak ramai.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga H Rusli Ismail mengatakan, terkait bibit jengkol dan petai yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan di serahkan langsung nantinya ke petani.
“Anggaran itu APBN yang dikelola sepenuhnya oleh dinas. Mulai dari pengadaan, pemenang tender sampai penyerahan ke petani itu wewenang provinsi. Sekarang bibit masih di karantina atau dalam masa pemulihan terlebih dahulu,” ungkapnya, Kamis (21/12).
Dikatakan, bibit tersebut belum diserahkan ke petani karena masih dalam karantina, setelah pulih baru akan diserahkan ke petani sebagai penerima nantinya.
“Kalau terkait kabar bibit kurang baik, kita tidak bisa mengatakan seperti itu, karena sekarang dalam masa pemulihan. Nanti tergantung petani, kalau bibit kurang baik, petani bisa menolak dan meminta diganti dengan yang lebih baik lagi,” terangnya.
Disinggung masalah lahan, untuk penanaman jengkol dan petai, petani sebagai penerima harus memiliki lahan . karena mereka sebagai penerima, kalau Dinas Pertanian Lingga tidak masuk dalam pengadaan ini.
“Untuk Kabupaten Lingga, lahan jengkol disediakan 100 Hektar dan petai 100 Hektar. Setiap 1 Hektar di tanami 150 bibit, baik itu jengkol ataupun petai. Bantuan yang di gelontorkan APBN melalui provinsi tidak saja untuk Lingga, tapi termasuk Natuna dan Anambas,” pungkasnya. (mrs/Sam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


5 − = tiga

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.