Sunday , 17 October 2021
Kabar Ticker

Dinas Pekerjaan Umum,Penataan Ruang Dan Pertanahaan Kepri ,Batalkan Pembangunan Jembatan Desa Marok Tua.

KL– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalaui Dinas Pekerjaan Umun Penataan Ruang dan Pertanahan, telah mengeluarkan surat pemberitahuan tentang pembatalan Pembangunan Jembatan Desa Marok Tua kepada C.V.MEGA WAHANA yang isinya
Nomor: 027/575/PUPP.2/2019
Sifat : Penting
Hal : pembatalan Pekerjaan
Menindaklanjuti surat Kepala Biro pengadaan Barang/ Jasa / UKPBJ setda Provinsi Kepulauan Riau nomor: 150 SPPBJ-KEPRI /IX/2019 pada tanggal O3 september 2019 perihal Pemilihan Penyediaan Barang/Jasa , Paket Pekerjaan Pembangunan Jembatan Desa Marok Tua di- Kabupaten Lingga pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kepri Tahun Anggaran 2019 disampaikan sebagai berikut.
1 Bahwa APBD-P Kepri Tahun Anggaran 2019 mengalami Perubahan , sehingga diharuskan melakukan efisiensi anggaran dan rasionalisasi kegiatan
2. Sebagaimana Point 1 diatas anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum,Penataan Ruan dan Pertanahan Kepri, mengalami pengurangan sehingga beberapa kegiatan dan pekerjaaan batal dilaksanakan pada Tahun anggaran 2019, termasuk prkerjaan pembangunan jembatan Desa Marok Tua di Kabupaten Lingga, dimana proses lelang dimenangkan oleh CV.MEGA.WAHANA.
Ini merupakan salinan photo copy yang diberikan Kepala Desa Marok Tua,” Safaruddin, kepada pewarta , menurutnya salinan photo copy ini tersebut ,didapat dari salah satu Media.
Setelah mendapat salinan photo copy tentang pembatalan pembangunan jembatan Kepala Desa Marok Tua,”Safaruddin, bersama masyarakatnya dalam waktu dekat ini akan menanda tangani Mosi tidak percaya lagi , kepada semua Pejabat Provinsi Kepri maupun Pejabat Kabupaten Lingga.
Mosi tidak percaya ini akan ditanda tangani oleh seluruh Masyarakat Desa Marok Tua, yang berjumlah sekitar 3.000 orang lebih yang terdiri dari 736 KK, “jelas , Kepala Desa Marok Tua
” Kita sudah sepakat untuk menandatangani”Mosi tidak Percaya, dengan Pejabat di Propensi Kepri maupun pejabat di Kabupaten, bahkan dalam waktu dekat ini ” kita, akan memasang spanduk , dengan Judul “Selamat Datang ke Jembatan Anak Tiri di Desa Marok Tua Dan Menolak Kadatangan Pejabat dari Provinsi Kepri dan Kabupaten Lingga , yang nantinya spanduk tersebut akan “Kita, pasang di depan jalan masuk jembatan untuk menuju ke Desa Marok Tua, ” Ucap, Kades ini,agak setengah emosi.
Menurutnya “Saya, secara pribadi merasa malu dengan Masyarakat Marok Tua , dengan pembatalan pembangunan jembatan ini, sebab dalam tahun ini saja” saya, sudah 14 kali pulang- pergi ke- Dinas PU Propensi Kepri, agar dapat merealisasikan Pembangunan Jembatan ini. karena pada waktu itu masyarakat Marok.Tua Sudah dijanjikan untuk Pembangunan Jembatan ini.
Waktu itupun pihak dari Dinas PU Propensi Kepri sudah menyetujui melalui APBD- P anggaran Tahun 2019.
Sekarang ini ” saya, mengibaratkan orang buang kucing sudah dicampak ditinggal. Tidak ada pengawalan, sehingga dengan mudah dinas yang bersangkutan memainkannya.
“Saya tegaskan atas nama masyarakat, jangan lagi mereka datang ke tempat kami kalau jembatan Marok Tua tidak dibangun. Kami menolak semua pejabat yang datang ke Marok Tua, baik dari Provinsi Kepri maupun dari kabupaten Lingga baik itu Legislatif maupun Yudikatif , semuanya pembohong, penipu masyarakat, kami ini jadi korban politik mereka. Jangan kami hanya dijadikan alat politik, sekarang masyarakat sudah murka,” kata Safarudin, Kades Marok Tua ini.
“Sebenarnya tahun 2019 sudah dianggarkan, bahkan sudah ada pemenang lelangnya. Alangkah murkanya masyarakat “saya, sekitar dua pekan lalu, proyek itu batal. Parahnya pekerjaan itu dipindahkan di Dompak. Indikasinya ada unsur politik sehingga kami jadi korban,” tutur Kades ini.
Rencananya Pembangunan Jembatan akan dibangun secara permanen, sepanjang 170 M,masyarakat awalnya merasa senang dan percaya dengan Pembangunan Jembatan ditambah lagi, Gubernur sudah langsung ke Marok dan menjanjikan akan dibangun pada Tahun ini. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


× seven = 7

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top