Wednesday , 27 October 2021
Kabar Ticker

Majukan BUMdes, RPK Jadi Target Desa Penuba Timur 

IMG-20171127-WA0010KL – Kepala Desa Penuba Timur Kecamatan Selayar Budi Kurniawan akan membangun Rumah Pangan Kita (RPK) untuk gudang bulog, yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Rencana tersebut sudah mendapat rekomendasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lingga. Kata Budi Kurniawan, lokasi atau tempat, pembangunan desa sudah tersedia hanya menunggu pembangunan tambatan perahu yang rencananya akan di ajukan ke Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Perhubungan. “Kalau bicara lahan untuk Lokasi bangunan kita sudah ada, tinggal menunggu pelabuhan saja. Mudah-mudahan apa yang menjadi wacana ini dapat berjalan seperti yang harapkan,” ungkapnya, Membuat dia tambah bersemangat, Desa Penuba Timur mendapat rekomendasi dari DPMD Lingga supaya di bangun RPK, karena secara geografis Penuba Timur sangat strategis sekali memiliki gudang bulog yang direncanakan diberi nama Rumah Pangan Kita.(RPK) “Ini program pemerintah daerah untuk membangun gudang bulog, Penuba Timur mendapat rekomendasi dari DPMD, sekarang saya ingin mendudukkan masalah ini dengan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Bupati Lingga,” terangnya. Menurutnya, rekomendasi yang di berikan oleh DPMD akan membuka peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Penuba Timur. Dalam waktu dekat dia akan menemui Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar, untuk membicarakan pembangunan RPK Tahun 2018. “Apa bila dapat terealisasi, sistem pengelolaannya melalui BUMDes. Kalau tambatan perahu tidak dapat di bangun Tahun 2018, pihaknya desa bersama BPD dan masyarakat sudah sepakat membangun tambatan perahu dengan mengalokasikan dana desa,” imbuhnya. Dia berharap, BUMDes Penuba Timur dapat mengelola RPK yang berskala Kabupaten. Selain itu juga, BUMDes Penuba Timur akan mengelola air bersih yang sekarang ini di manfaatkan oleh pihak Roro. “Jujur saya berkeinginan BUMDes dapat mengelola potensi yang ada, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Saya saja rasanya tidak ingin lagi jadi kepala desa, biarlah saya mengelola BUMDes jika sudah berjalan,” pungkasnya berkelakar. (mrs/sam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


− 4 = one

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top