Sunday , 28 November 2021
Kabar Ticker

Pandangan Dua Orang Hebat Kepri Terhadap Gelar Pahlawan SMRS

IMG-20171109-WA0001

KL – Pandangan dua tokoh central Kepri terhadap Gelar Pahlawan Nasional yang disematkan kepada Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS), tentunya kabar ini membuat masyarakat Kepri khususnya Lingga bangga dan haru.

Menyusulnya nama SMRS menjadi Pahlawan Nasional, bertambahnya satu lagi Pahlawan Nasional dari Bumi Bunda Tanah Melayu, setelah adanya Keputusan Presiden Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Pandangan dua tokoh central sejarawan dan budayawan asal Kepri Datok Abdul Malik dan Datok Sri Lela Budaya Rida K.Liamsi terhadap Sultan Mahmud Riayat Syah menjadi Pahlawan Nasional, disampaikan Zahid Jay Humas LAM Kabupaten Lingga pada koran ini,

Datok Abdul Malik bersyukur kepada Allah karena Allahyarham telah diakui sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, baginda memang Pahlawan Besar karena jasa baginda itu luar biasa hebatnya. Akan tetapi, kalau tak diperjuangkan untuk usulkan, tentulah semue itu akan terpendam.

“Sebagai orang Melayu yang hidup pada hari ini, saya sangat terharu, bangga, dan berbahagia karena Allahyarham Sultan Mahmud Riayat Syah telah diakui sebagai Pahlawan Nasional. Dengan demikian, bertambah satu lagi Pahlawan Nasional dari Negeri Melayu,” ungkap Zahid, menyampaikan.

Pahlawan Nasional pertama dari Kabupaten Lingga dan pertama pula sejak Provinsi Kepulauan Riau berdiri. Dua Pahlawan Nasional terdahulu diperjuangkan ketika Kepri masih tergabung dengan Provinsi Riau.

Datok Abdul Malik berharap semangat juang dan ketauladanan Sultan Mahmud Riayat Syah menginspirasi masyarakat untuk melaksanakan pembangunan di Lingga dan Kepulauan Riau. Sehingga daerah boleh maju pesat ke depan seperti daerah-daerah lain yang lebih dulu dimajukan.

“Kalau bersatu, Melayu pasti boleh buat apapun kemajuan. Kita patut mencontoh perjuangan Allahyarham Sultan Mahmud Riayat Syah. Tahniah kepada Kabupaten Lingga. Kini menjadi sah bahwa Lingga merupakan Negeri Bunda Tanah Melayu yang sebenar-benarnya. Dari Negeri Melayu Bertuah inilah Sang Pahlawan Besar Nasional itu membuktikan bahwa Melayu itu cerdas, besar, dan Pemilik Sah Negeri-Negeri Melayu di Kawasan ini,” terangnya.

“Selamat Hari Pahlawan.
Dengan Semangat Pahlawan Besar Nasional Gerilya Laut Sultan Mahmud Riayat Syah, kita wujudkan Negeri Melayu yang sejahtera, aman, makmur, dan sentosa, amin,” kata Datok Malik.

Kata Zahid Jay lagi, kalau Datok Sri Lela Budaya Rida K.Liamsi menanggapi terkait Gelar Pahlawan Nasional SMRS,  bahwa seorang pemimpin itu selalu berpikir strategis dan jauh ke depan untuk rakyatnya.

“Itulah yang dilakukan oleh SMRS, misalnya dia menolak datang ke kapal perang Belanda Utrecht untuk menandatangani perjanjian kalah perang. Dia kirim pembesar lain sehingga secara politis Riau Lingga tak pernah dikalahkan,” kata Rida K. Liamsi.

Menurut Rida, sultan adalah lambang dan simbol daulat. SMRS juga memindahkan pusat pemerintahan dari Hulu Riau ke Lingga. Itupun keputusan strategis. Dia berani mengambil resiko untuk masa depan kerajaannya, itulah ciri pemimin besar itu.

“Dia (SMRS), mengambil keputusan tepat dan sangat bijak. Berani mengambil resiko demi masa depan kerajaan yang di pimpinnya. Hari ini semua orang berbicara SMRS menjadi Pahlawan Nasional,” imbuhnya.

Informasi terakhir yang didapatkan dari Humas LAM Lingga, hari ini Kamis Tanggal 9 Nopember 2017, Pukul 10.00 WIB penyerahan penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional akan berlangsung di Istana Negara Republik Indonesia. (mrs/Sam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


eight + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top