Ruang Sidang Gedung Pengadilan setelah 18 tahun Kembali di Fungsikan

situasi sidang perdana kasus 303Lingga, Kantor pengadilan Dabo Singkep yang terletak di jalan pahlawan dabo singkep, kembali di operasikan. Kasus perdana yang disidangkan tadi pagi yaitu kasus perjudian, yang melibatkan lima orang tersangka. Sebelumnya panitera sidang mengatakan, akan menyidangkan dua kasus yaitu perjudian dan pelecehan seksual, namun untuk pelecehan seksual terpaksa ditunda karna saksi tidak hadir, senin (27/01).

” Laporan dari kejaksaan, kita dijadwalkan menyidangkan dua perkara yakni perjudian dan pelecehan seksual namun, untuk pelecehan kita tunda karna saksi tidak ada, ” ungkap panitera sidang Mulyono SH, MH

Sebelumnya kantor pengadilan ini pernah digunakan pada tahun 1980 sampai tahun 1997. Namun setelah berakirnya Perusahaan timah kantor ini kembali tidak digunakan, dan sempat terbengkalai. Namun sesuai dengan peraintah dari pengadilan negeri pusat maka Gedung pengadilan ini kembali digunakan untuk bersidang.

Hakim Ketua Prasetya Ibnu Asmaara mengatakan, saat ini pihaknya dijadawalkan akan bersidang disini minimal satu bulan sekali, namun kasus yang akan disidangkan disini hanya perkara ringan. Untuk tipikor dan kasus pembunuhan belum dapat dilaksanakan di gedung tersebut, ungkapnya.

” Kita coba aktifkan kembali kantor ini, untuk mempermudah pelayanan dan hari ini baru tahap uji coba, kita sidangkan dua perkara dulu,” ungkap Prasetya

Namun dirinya berharap agar pemerintah daerah segera memeprhatikan pengadilan ini, untuk saat ini lokasi pengadilan masih sangat minim, untuk standar pengadilan minimal lahannya 5000 meter.

Kasus persidangan yang melibatkan lima tersangka tersebut, diputuskan dengan pasal perjudian 303, dan masing-masing tersangka dihukum lima bulan dan tiga bulan. Hakim ketua Prasetya di bantu dua hakim pendamping yakni Saharudi dan Iwan. (jali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


+ dua = 7

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.