Thursday , 2 December 2021
Kabar Ticker

SELAMA RAMADAN, DINKES LINGGA TERUS LAKUKAN INSPEKSI MENDADAK

01092016

KL – Inspeksi mendadak kepasar-pasar dan rumah makan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga, Kamis (9/6), masih ditemukan makanan yang tidak higienis.

Selama Bulan Suci Ramadhan, Dinkes tetap akan melakukan sidak dan pengawasan terhadap barang makanan yang di kosumsi masyarakat, supaya dapat terhindar dari bahan kimia berbahaya pada makanan  jika dikonsumsi.

Kasie Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Sri Dewi menuturkan, dari hasil Sidak yang dilakukan tim dari dinkes, pihaknya masih menemukan beberapa menu berbuka puasa yang tidak higienis. Masalah seperti ini akan menjadi pantauan Dinas, jangan sampai makanan yang dikonsumsi masyarakat bisa menimbulkan penyakit.

“Sampel makanan kita bawa. Inspeksi mendadak kita, ditemukan makanan yang dibuat dengan tidak higienis. Kita dari dinkes tetap melakukan pemantauan selama ramadan,” ungkap
Sri Dewi, Kamis (9/6).

Selama masyarakat mengkhawatirkan adanya pengawet. Sekarang masyarakat boleh lega, pengakuan Sri Dewi, hasil sidaknya beberapa tempat belum ditemukan makanan yang mengandung formalin. Seperti tahun lalu, kolang-kaling berformalin, dan sekarang sudah bersih dari formalin.

“Kita himbau pada masyarakat, yang ingin membeli makanan seperti cincau agar terlebih dahulu memperhatikan lebel dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, itu bebas formalin. Kalau tidak lebel, lebih baik diteliti terlebih dahulu sebelum membeli,” sarannya Sri Dewi pada masyarakat.

Selama Bulan Suci Ramadhan, mereka dari kasi penyehatan lingkungan akan secara rutin melakukan sidak. “Tujuan kita agar makanan yang dikosumsi masyarakat terjamin mutunya. Masyarakatpun dapat menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan akan merasa aman dan nyaman terutama terhadap makanan,” tuturnya.

Adanya Inspeksi mendadak oleh Dinkes Lingga tersbut, salah satu warga yang berada di lokasi saat itu menyambut baik, karena semua penjualan yang ada dipasar akan terkontrol baik berformalin ataupun tak layak dikosumsi.

“Kita sebagai konsumen berharap, sidak seperti ini terus dilakukan, supaya konsumen terbebas dari barang berformalin, apa lagi saat sekarang, masyarakat menjalani ibdah puasa. Harapan kita sidak dinkes tidak hanya di bulan ramadan, tapi di bulan-bulan berikutnya,” harap Ny Rosidah sebagai konsumen. (mrs/Sam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


2 × = fourteen

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top