KL- Pemerintah Kabupaten Lingga terus berkomitmen memperluas pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah terpencil. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengoperasian kelas jauh SMP Desa Cempa di Desa Tukul, Kecamatan Bakung Serumpun, sebagai upaya menghadirkan layanan pendidikan menengah pertama yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.
Selama ini, keterbatasan akses akibat jarak tempuh yang cukup jauh serta minimnya sarana transportasi menjadi tantangan bagi lulusan sekolah dasar di Desa Tukul untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Dengan mulai beroperasinya kelas jauh tersebut, para peserta didik kini memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerahnya demi menempuh perjalanan yang jauh setiap hari.
Selain memperluas akses layanan pendidikan, keberadaan kelas jauh SMP Desa Cempa juga diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus menumbuhkan semangat belajar para siswa. Dengan akses pendidikan yang semakin mudah dijangkau, generasi muda Desa Tukul diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan potensi diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Lingga, Jhoni Indra, mengatakan bahwa keberadaan kelas jauh tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah lama diperjuangkan hingga akhirnya dapat direalisasikan pada tahun ini.
“Sebenarnya sekolah jauh ini sudah lama dinanti-nantikan. Dan Alhamdulillah, sekarang impian itu baru terealisasi dan insyaallah pada tahun ini sudah bisa dioperasionalkan. Semoga keberadaan kelas jauh SMP Desa Cempa di Desa Tukul menjadi awal kemajuan dunia pendidikan di Kecamatan Bakung Serumpun, sekaligus menjadi bukti bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa terhalang oleh jarak dan keterbatasan,” ujar Jhoni Indra.
Lebih lanjut, Jhoni Indra menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lingga akan mengusulkan peningkatan status kelas jauh tersebut menjadi Unit Sekolah Baru (USB) guna memperkuat layanan pendidikan di wilayah tersebut.
“Ke depan, sekolah jauh ini akan kita usulkan menjadi Unit Sekolah Baru (USB). Saat ini kami juga sedang menyiapkan dan mencari lahan yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan USB tersebut,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lingga berharap keberadaan kelas jauh SMP Desa Cempa di Desa Tukul menjadi pondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Bakung Serumpun, sekaligus memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama untuk mengakses pendidikan yang layak.(***)
Sumber – Diskominfo Lingga



