Saturday , 4 December 2021
Kabar Ticker

DENGAN DANA KEMENDES, TINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT

20160406_090053

KL – Program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat (PPKKPM) Kecamatan Lingga  berjalan lancar, akhir Maret 2016, bantuan fisik yang didanai pemerintah pusat melalui Kementrian Desa (Kemendes) untuk Kecamatan Lingga sudah rampung.

Ahmad penanggung jawab kegiatan di Kecamatan Lingga menuturkan, tahap awal, anggaran sebesar Rp2 Milyar di kucurkan untuk pembangunan fisik dan kelengkapan isi bangunan. Tujuan adanya pembangunan tersebut untuk menopang ekonomi masyarakat, yang daerahnya memiliki potensi desa.

“Ini program pemerintah pusat melalui Kemendes, yang di beri nama Program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga melalui Pemberdayaan Masyarakat-Program Infrastruktur Ekonomi (PKKPM-PIE). Program ini baru Tahun 2015 di mulai dan akan berkelanjutan Tahun 2016,” ungkap Ahmad, Minggu (10/4).

Kata Ketua Badan Kerjasama Antara Desa (BKAD) ini, sebesar Rp2 Milyar sudah di kucurkan sesuai dengan bangunan apa yang di inginkan dan dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat terutama peningkatan ekonomi.

“Itu disesuaikan dengan potensi Desa. Apa kira-kira bisa di buat, yang pada intinya untuk menopang ekonomi masyarakat itu sendiri. Program ini sifatnya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kelompok,” terangnya.

Untuk tahap awal, Kecamatan Lingga mendapat Rp2 Milyar, kata Ahmad dengan rincian, Desa Kelumu Rp300 juta lebih, untuk pembangunan rumah produksi kerupuk. Desa Mepar dapat dua kegiatan, rumah produksi es batu Rp200 juta lebih dan rumah produksi abon ikan senilai Rp300 Juta.

Kelurahan Daik, Kampung Mentok rumah kerajinan tudong manto Rp300 juta lebih, dan Kampung Melukap rumah kerajinan sagu resik Rp100 juta lebih. Desa Mentuda rumah produksi es batu senilai Rp300 juta lebih dan Desa Panggak Laut rumah produksi menjahit senilai Rp300 juta lebih.

“Anggaran sebesar itu tidak hanya untuk pembangunan rumah produksi, tapi sekalian dengan peralatan yang dibutuhkan. Contohnya, kalau Rumah produksi jahit, sekalian dengan mesin jahit diberikan, jadi satu paket dengan Bangunan,” jelas Kepala Desa Panggak Laut ini.

Sekarang pekerjaan sudah selesai, sambung Ahmad, kedepan program kementerian ini akan berlanjut, bahkan nilai anggaran perkecamatan akan di naikkan menjadi Rp3 Milyar.

“Kalau sistem pengelolaan kedepan, kita belum tahu, karena kita belum ada petunjuk teknis. Yang jelas program ini    berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Selesainya pembangunan rumah produksi itu, pihaknya akan meminta Bupati Lingga H Alias Wello untuk meresmikan, agar masyarakat akan terpacu semangatnya dalam mengelola rumah produksi.

“Secara simbolis nantinya, kita minta bupati meresmikan. Jadi sekrang kita masih menunggu waktu tepat untuk peresmian itu,” pungkasnya.(SAM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


6 − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll To Top