Kamarudin Ali : Jika Perlu Laporkan ke KPK

Foto : FessKetua DPRD Lingga Kamruddin Ali saat jumpa pers di Ruangannya Kantor DPRD Lingga
Foto : Fess
Ketua DPRD Lingga Kamruddin Ali saat jumpa pers di Ruangannya Kantor DPRD Lingga

Lingga, Ketua DPRD Kabupaten Lingga Kamarudin Ali secara tegas memutuskan kepada tiga komisi di DPRD Kabupaten Lingga untuk membentuk Pansus menganai pengoperasian Kapal Hisab KIP Paragon yang di kelola oleh PT. STU untuk di hentikan pengoperasiannya.

” Hari ini juga kita minta Izin Operasinya dihentikan, Komisi satu, dua, dan tiga segera membuat surat pernyataan sikap, dan pansus ini nantinya harus segera dibawa ke Jakarta, dan jika perlu ditembuskan ke Komisi Anti Korupsi (KPK), karna jelas izin operasinya ini ilegal,” Kata Ketua DPRD saat memimpin sidang di kantor DPRD Lingga.

Bacaan Lainnya

Setelah perwakilan masyarakat nelayan menyampaikan keluhan mereka mengenai alasan mereka menolak keberadaan kapal hisab timah tersebut, yang menurut mereka menganggu mata pencaharian mereka sebagai nelayan jaring dan kelong.

” Kalau masalah izin kami masyarakat kecil juga tidak paham, yang jelas kami sebagai masyarakat yang bekerja sebagai nelayan menolak keberadaan kapal tersebut,” ungkap Ardi pewakilan nelayan.

Selain itu Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten lingga yang didamping Kabag Ekonomi nya menyampaikan, Izin Operasi yang dikeluarkan oleh Distamben khusus penambangan timah laut yang menggunakan kapal KIP Paragon adalan PT. Citra Persada Mulia (CPM) yang beroperasi diwilayah Cibia dan bukan di wilayah singkep.

” Kita tidak pernah keluarkan izin operasi tambang timah di laut batu berdaun, kalau PT. STU itu izinnya kapal angkut bukan kapal hisab, yang kami keluarkan izin operasi it PT CPM dan operasinya di Cibia bukan di batu berdaun,” Ungkapnya

Dari Hasil Hearing tersebut maka ketua DPRD bersama tiga Komisi di DPRD Lingga, memutuskan untuk menghentikan Operasi tambang timah laut di Desa Batu Berdaun Kecamatan Singkep.

Hearing yang dipimpin Ketua DPRD Lingga tersebut tidak dihadiri penuh oleh perwakilan rakyat di Kursi empuk DPRD tersebut, hanya beberapa dewan saja yang hadir diantaranya, Ketua Komisi I Arman, Harun dan H. Ambok dari Dapil I dan tiga orang dari dapil II.

Editor : j@li

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


5 × = tiga puluh

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.