Satu Komando, Puing Kebakaran Mulai di Bersihkan Secara Massal

IMG-20171219-WA0002KL Melalui koordinator lapangan pembersihan puing-puing kebakaran Kampung Pasar Daik Lingga, mulai dari jajaran TNI, Polri, Pol PP, OPD terkait, Kecamatan Lingga, Kelurahan Daik, GOW dan elemen masyarakat beramai-ramai melakukan pembersihan paska kebakaran, Selasa (19/12).
Kodim 0315 Bintan melalui Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Inf Putu Supena selaku koordinator lapangan mengatakan, pembersihan dilakukan selama tiga hari terhitung Selasa (19/12), selesai Kamis (21/12) nanti.
“Kita mulai pagi ini sampai sore, mudah-mudahan selesai kita kerjakan secara gotong-royong bersama dengan melibatkan semua unsur. Bangunan yang tegak tetap harus di ratakan dengan kobe yang telah disediakan pemerintah,” ungkapnya, Selasa (19/12).
Menurutnya, pembersihan dilakukan belum terlambat, karena harus melalui proses sejak kebakaran, mulai menunggu tim Laboratorium Forensik Medan, sampai korban mencari barang berharga hingga pada hari ini dilakukan pembersihan.
“Saya kira belum terlambat, hari ini di kerjakan secara ekstra. Puing-puing bangunan yang bisa di ratakan akan di ratakan dengan tanah supaya terlihat indah, dan mudah di bangun nantinya oleh pemilik dengan sket dari pemerintah daerah,” terangnya.
Dia menambahkan, mulai dari pagi pembersihan telah dilakukan, terutama paku-paku sisa terbakar dibersihkan dan sampah yang berserak di bersihkan dari badan jalan supaya lalulintas kendaraan tidak terhambat.
“Pertama kita bersihkan benda-benda tajam di bibir jalan, takutnya kendaraan yang berlalu lalang terkena paku dan benda-benda tajam. Dan apabila pihaknya menemukan barang berharga di lokasi puing, akan dikembalikan pada pemilik,” imbuhnya.
Sementara Camat Lingga Yulius waktu dilokasi mengatakan, mulai hari ini pembersihan secara massal dilakukan, puing yang bisa di jadikan uang akan di jual pemilik pada pengepul supaya tidak ada sisa lagi bekas kebakaran.
“Memang hasil rapat terakhir, bangunan yang tidak dapat di gunakan lagi harus di rebah ke tanah dan di ratakan. Sekarang kita tunggu kobe untuk meruntuhkan bangunan yang masih tegak tapi sudah bergoyang,” paparnya.
Dengan adanya kebersamaan tersebut dan melibatkan semua unsur, pembersihan dilakukan tidak akan lama. “Selaku camat, saya sangat terharu atas kebersamaan ini dengan satu komando, melibatkan banyak pihak, sehingga seberat apapun pekerjaan akan terasa ringan apa bila dikerjakan bersama-sama,” pungkasnya. (Mrs/Sam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Deprecated: Implicit conversion from float 3.6 to int loses precision in /home/linggaterkini.com/kabarlingga/wp-content/plugins/captcha/captcha.php on line 1051
× 9 = tiga puluh enam

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.