PBB Usung "Menegakkan Keadilan" Sebagai Tema Kampanye

http://menits.com/image.php?n=images/posting/2013/04/07/20130407_menits.com_B235499C5CFA32CA7438CDCFDC124E_h268_w430_m2_q90_cDXWSolbh.jpg&w=390&h=250?info=PBB Usung
ist

JAKARTA, MENITS.com – Ketua Dewan Syura PBB Yusril Ihza Mahendra dalam sambutannya menyatakan pada kampanye pemilu 2014 PBB akan mengusung tema “Menegakkan Keadilan.” Tema keadilan menurut Yusril pantas untuk diusung karena bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi ketidakpastian hukum.

Bacaan Lainnya

Hukum saat ini, menurut pakar hukum tata negara tersebut, seringkali dijadikan alat politik untuk membunuh karakter dan cita-cita politik seseorang. Banyak rakyat Indonesia yang tidak diperlakukan secara adil tapi tidak bisa melawan.

“Tema yang kita usung dalam kampanye adalah menegakkan keadilan. Tegakkan hukum dan tegakkan kepastian hukum,” ujar Yusril Ihza dalam acara pertemuan caleg PBB di Jakarta, Minggu (7/4/2013)

Akibat dari tidak adanya kepastian hukum saat ini, banyak orang yang main hakim sendiri, tidak ada kepastian usaha dan tidak ada jaminan keamanan bagi masyarakat Indonesia. PBB, menurut Yusril, akan berjuang menegakkan hukum dan keadilan bagi masyarakat Indonesia.

Bagaimana dengan partai lain yang mempunyai slogan keadilan seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan PKPI. Yusril menegaskan bahwa hanya PBB yang sebetulnya mampu menerjemahkan apa itu keadilan dan bagaimana menegakkannya.

“Memang ada partai lain yang memakai slogan keadilan. Tapi saya yakin hanya PBB yang mampu menerjemahkan dan menegakkan keadilan tersebut. Saat ini PBB adalah partai terdepan yang dapat memperjuangkan keadilan,” tutur Yusril.

Dalam kesempatan ini Yusril juga membantah asumsi yang menyatakan PBB akan membuat negara Islam. Menurutnya, PBB akan setia dan memperjuangkan kesatuan republik Indonesia. (AM)

sumber : menit.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


9 − lima =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.